Sabtu, 04 April 2009

Nama restoran bakmi yg bokep



hehe... makin gokil aja org jaman skr gw ga bisa ngebanyangin gmn rasa mienya

Jangan meremehkan kertas A4






Adriano (Pemaen SepakBola Internasional asal Brazil) Diculik??



MILAN, kompas..com - Inter Milan mulai mengkhawatirkan kondisi strikernya, Adriano. Sampai kini pemain Brasil tersebut belum kembali ke Italia. Adriano bahkan tak menjawab panggilan telepon dari ibunya dan kini muncul kekhawatiran bahwa dia diculik.

Adriano seharusnya kembali ke Italia dengan menumpang pesawat pada Kamis (2/4) malam. Namun, ia tak ikut dalam penerbangan itu. Agennya menelepon, tapi tidak dijawab. Demikian pula ibunya, tak terbalaskan oleh suara anaknya.

Kini muncul dugaan bahwa mantan pemain Parma itu diculik oleh salah satu dari banyak geng penjahat. Para pelaku kriminal ini lebih suka menyasar pemain bola sebagai korban karena kekayaan mereka bisa mendatangkan uang tebusan dalam jumlah besar.

Pelatih Inter Jose Mourinho sendiri tak mau menanggapi hal ini dengan bercanda. Ia mengaku cemas dengan kondisi keselamatan pemainnya itu. "Ini bukan tindakan indisipliner atau lelucon, ini lebih serius," tegasnya. "Hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah tidak menganggap remeh situasi ini."

Kasus kriminal terhadap para pemain sepak bola di Brasil memang cukup mengkhawatirkan. Itu sebabnya beberapa pemain memilih bermain di negara lain dengan alasan keamanan.

Nama Robinho dab Romario pernah menduduki daftar teratas calon korban penculikan. Pada 2004, ibu Robinho, Marina Silva de Souza, pernah diculik oleh segerombolan pria bersenjata dalam sebuah pesta barbeque. Setelah 40 hari, Marina dibebaskan dengan uang tebusan 50.000 poundsterling.

Mantan striker Milan Ricardo Oliveira juga pernah mengalami nasib serupa. Saudara perempuannya, Maria de Lourdes Silva de Oliveira, pernah diciduk dari rumah pada 2006 dan disandera selama 160 hari.

Tragedi paling trafis pernah menimpa saudara laki-laki pemain Milan Kakha Kaladze, Levan, yang diculik di Georgia pada 2001. Levan baru ditemukan lima tahun kemudian dalam keadaan sudah tak bernyawa karena ditembak mati.

FPI ancam Lumpuhkan Jakarta 1 juni 2009



Front Pembela Islam (FPI) kembali akan membawa massa yang lebih besar pada 1 Juni mendatang untuk merayakan satu tahun tragedi Monas.

Sekjen FPI Sobri Lubis menyesalkan unjuk rasa hari ini tidak dapat bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kita rasa sudah cukup dan kurang efektif kalau kita menginap hari ini, karena presidennya lagi-lagi tiap kali ada demo umat Islam, selalu saja dia tidak mau menerima kita," kata dia di depan Istana Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (1/4/2009).

Sobri mengatakan akan mendatangkan jumlah massa yang lebih besar pada pemilihan umum presiden mendatang. "Tapi kita sudah komitmen akan hadir lagi jelang pemilihan presiden, tepatnya tanggal 1 juni. Kita mengadakan perayaan satu tahun tragedi Monas dengan massa yang lebih banyak lagi yang akan melumpuhkan Jakarta," pungkas dia.

http://news.id.msn.com/local/okezone...mentid=3010490

[Gawat!!]Utang RI Capai Posisi Terbesar Dalam Sejarah



Tim Indonesia Bangkit (TIB) mencatat utang Indonesia dalam 5 tahun terakhir justru mengalami peningkatan sebesar 31 persen menjadi Rp 1.667 triliun. Utang sebesar ini merupakan utang terbesar Indonesia sepanjang sejarah.

Demikian disampaikan Ketua Tim Indonesia Bangkit, Rizal Ramli dalam Jumpa Pers di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Selasa (1/4/2009).

Ia menjelaskan, dalam lima tahun terakhir jumlah utang Indonesia meningkat sebesar 31 persen dari Rp 1.275 triliun pada Desember 2003 menjadi Rp 1.667 triliun pada bulan Januari 2009 atau naik kurang lebih sebesar Rp 392 triliun.

"Itu menempatkan Indonesia pada rekor utang terbesar sepanjang sejarah," tegasnya.

Sementara itu, Rizal juga mengatakan jumlah utang per kapita Indonesia pun meningkat. Jika pada 2004 utang per kapita Indonesia sekitar Rp 5,8 jutan per kepala, maka pada Februari 2009 melonjak jadi Rp 7,7 juta per kepala.

"Kan aneh, data TIB menunjukkan utang naik, kok berani-beraninya pemerintah bikin iklan utang turun," katanya.

Indonesia Percuma Datang Ke G-20

Tim Indonesia Bangkit (TIB) juga menilai kedatangan Indonesia di G-20 bisa sia-sia jika tidak membawa kepentingan ekonomi khusus bagi Indonesia sendiri.

"Percuma saja jika Indonesia di G-20 tidak membawa sebuah agenda khusus yang mengutamakan perekonomian di Indonesia, semua akan sia-sia," ujar ekonom TIB Hendry Saparini dalam kesempatan yang sama.

Menurut Hendry, jika kehadiran Indonesia hanya memperkuat peran IMF dan Bank Dunia serta membuka lebar pintu perdagangan bebas maka sama saja hal itu akan merugikan Indonesia karena dampak dari perdagangan bebas tersebut akan menjatuhkan industri lokal karena pasar akan dibanjiri oleh produk impor.

"Rugi bila kita tidak membawa suatu agenda yang tidak membahas kepentingan ekonomi kita, namun hanya mengurusi IMF dan Bank Dunia," jelasnya.

"Kita jangan mau dibodoh-bodohi. Selama ini negara-negara maju tidak pernah membuka luas pintu perdagangan bebas. Kalau Indonesia tidak berani memperjuangkan kepentingan ekonominya ya percuma aja berada di sana," tuturnya.

Detik finance

Flexi Akan Berdiri Sendiri Mulai Juli

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana menjadikan Flexi sebagai unit usaha mandiri pada Juli mendatang. Langkah ini ditempuh agar Telkom dan unit usahanya Flexi masing-masing lebih fokus pada core bisnisnya.

“Rencananya mulai tanggal satu Juli nanti Telkom Flexi akan menjadi entitas baru yang berdiri sendiri,” kata Rinaldi Firmansyah, Dirut PT Telkom.

Hingga Juli 2009, lanjut Rinaldi, semua produk Flexi akan tetap ditangani dan dikelola pemasarannya oleh tiap-tiap divisi regional Telkom. “Nanti kalau sudah jadi entitas baru, maka Flexi akan diurus sendiri oleh sebuah unit,” ucapnya.

Nantinya, unit usaha mandiri Flexy akan berada di bawah pimpinan seorang EGM yang sudah ditunjuk Telkom, ia adalah Dodit Hendroyono.

Pada 2008, dilaporkan Flexi telah berkontribusi cukup besar, yakni sekitar 30 persen dari total pendapatan Telkom. Pelanggannya diperkirakan sudah menyentuh angka 13 juta pelanggan sampai saat ini.